satu kata yang tersiap
menyibak mata akan satu rasa
dalam rintihan tangis malam
mungkin itu adil,
saat rindu tak lagi nyata
saling menggenggam kemudian melepas
dan hilang terbawa hujan
rintik yang kian bergemuruh
saking memeluk kemudian membunuh
tenggelam dalam ramai
sunyi dalam riak
ah hujan,
kau membawakan rindu yang entah kemana
entah pada malam
atau mengalirkannya hingga muara terakhir
Bandung, 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar