JNGGA

Minggu, 28 Agustus 2011

elegi kehidupan

Dinginnya angin pagi merasuk jiwa

disambut teriakan hati

matahari enggan bersinar

burung burung enggan terbang

suara tawa terdengar jelas

tawa candanan bahagia

entah apa yang mereka lakukan

aku terdiam....

menatap ilustrasi kehidupan

merasakan perihnya hidup

mendengarkan decitan keperihan

semua oran tampak bahagia

tetapi aku tidak..

hanya perih..

sakit...

dan sepi kurasakan...

mengapa semua orang seperti menjauhiku?

tetap teguh pada ego masing masing

tetap mementingkan kepentingan pribadi

tetap tidaj memperdulikan oran lain

ingin sekali ku berteriak

menentang semua yang diberikan padaku

tapi....

APA DAYAKU??

APA KASAKU??

aku hanya bisa terdiam dan pasrah..

Jumat, 03 Juni 2011

-setangkai mawar untuk ocha-

“Ocha……”

Suara seseorang yang ku kenal memanggilku, aku menoleh dan membalikan badan.

“ada apa??” tanyaku

“emh ini aku mau ngembaliin catatanmu” katanya

“oh.. udah selesai di catet??”

“udah ko, makasih yaa…” katanya

“OK sama sama” kataku

Lalu dia pergi meninggalkanku yang masih terus melihat kepergiannya sampai menghilang di kejauhan. Dia adalah Aris, orang yang ku suka sejak awal aku masuk ke sekolah ini, waktu itu aku dan dia sama sama terlambat dan tidak diizinkan mengikuti pelajaran pada jam pertama. Kami pun berbincang bincang bersama di perpustakaan sekolah. Sejak kejadian itu kita berdua menjadi berteman dan akrab. Dan pada saat itu lah aku sadar bahwa aku menyukainya. Dia adalah setitik jingga bagiku.

“woy….!!!!!ngelamun aja!” teriak pia

“astagfirullah pia!! Kamu ngagetin aja !!” protesku

“yaa kamu pagi-pagi gini udah ngelamun”

Aku hanya membalasnya dengan senyuman

“ngelamunin apa sih ??” tanya pia

“gak ko, gak ngelamunin siapa-siapa” kataku

“ahh jangan bohong deh. Pasti kamu lagi ngelamunin dia yah??” tanyanya sambil menunjuk ke arah belakangku dengan dagu. Aku menoleh dan terdiam

“udahlah cha klo kamu suka dia kamu bilang dong” katanya

“ahh gak berani pi, aku malu” kataku

“dari pada kamu gini terus?? Cha, mendingan kamu bilang aja. Gak usah malu atau gangsi lah. Sekarang kan emang udah zamannya cewek nembak duluan”

“aduh… tapi aku gak mau pi”

“gak mau kenapa sih?? Dengar yah cha mendingan kamu bilang sekarang dari pada ntar kamu nyesel. Liat deh sekarang aja dia lagi bareng sama Yuli . mungkin aja kan bentar lagi mereka jadian? Apa lagi kamu tau kan kalo Aris suka sama Yuli??”

“iya sih.. tapi udahlah biarin aja”

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

“pagi kawan…” katanya sambil melihat ke arah aku dan pia yang sedang duduk di kursi.

“pagi” kata pia, aku hanya tersenyum

“oia Cha aku boleh liat tugas kimia gak? Aku belum nih lupa ngerjain. Kamu pelajaran kimia jam pertama kan??”

“iya Ris”

“nah kalau aku jam ke tiga. Aku liat yah ??”

Aku hanya mengangguk

“ya ampun Ris kamu ngapain aja sih kemarin sampai lupa sama tugas??” kata pia

“yaa maaf abisnya kemarin seharian aku mai sama Yuli, baru pulang malem dan kecapean terus langsung tidur deh hahaha” katanya cengengesan. Aku pun berlalu tanpa memperdulikannya.

“pi, dia kenapa sih??” tanya Aris

“mana aku tau”

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ddrrrrrttt…….. Just gonna stand there and watch me burn ddddrrrrrttttttt….. But that’s alright because I like the way it hurts…. Dddrrrrrrrttttttt ……Just gonna stand there and hear me cry…… dddrrrtttt…… But that’s alright because I love the way you lie I love the way you lie

I love the way you lie dddrrrrrttttttt…………..

Suara handphone ku terus berbunyi. Dengan malas ku meraih handphone ku.

‘siapa sih yang nelepon ganggu orang lagi tidur aja!!’ batinku.

Lalu kuraih handphone ku dan melihat siapa yang mengganggu tidurku. ARIS, kulihat namanya di layar handphoneku,

“hallo..” kataku

“heh!! Tidur melulu… cepet keluar aku udah ada di depan rumah kamu nih” katanya

Aku mendekat ke jendela dan melihat ke luar. Benar saja Aris ada di luar. Dia melambaikan tangan padaku.

“tunggu bentar aku ke bawah sebentar lagi”

Lalu kututup teleponnya. dan segera menemui aris

“apa sih Ris? Gangguin aku tidur aja” omelku

“hehe maaf maaf abis aku gak tau harus ke rumah siapa lagi. Aku mau cerita sama kamu” katanya

“cerita apaan? Kayaknya serius banget”

“aku mau cerita tentang Yuli” katanya

‘Ya Tuhan… kuatkanlah hatiku ini’ batinku.

“gini Cha, aku bingung, aku sama Yuli kan udah deket tapi aku bingungtentang hubungan aku sama dia”

“bingung kenapa?”

“bingung aja harus gimana. Aku harus gimana dong cha?”

“kenapa gak kamu tembak aja?”

“nah itu dia aku gak tau waktu yang tepat kapan… kalau menurut kamu baiknya kapan? Kalau besok gimana?”

“hmmm iya bagus ko. Besok aja kamu tembak dia ris” kataku makin lemas tak berdaya

‘Tuhan tolong aku. Jangan biarkan ini terjadi’ batinku

“tapi apa gak terlalu cepet cha?”

“gak ko . kata aku aku sih gak terlalu cepet, kamu sama dia udah deket kan? Udah sering jalan bareng. Ya udah tembak aja . kalau lama lama ntar jadinya basi ris” saranku

“ohh sip deh . aku tembak Yuli besok aja . thanks ya cha, sekarang aku pulang dulu. Bye bye ocha sayang” katanya pergi.

Aku hanya bisa terdiam mematung. Apa yang harus aku lakukan ?? besok aris akan meminta Yuli untuk menjadi pacarnya, apakah aku sanggup menghadapinya? Apakah aku sanggup melihat mereka berpacaran?? Tentu tidak, Tuhan tolong aku …….

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

“pi kamu liat ocha gak?” tanya aris

“gak. Kenapa kamu tanya dia?” jawab pia ketus

“aneh aja jam segini belum dateng”

“terus kenapa?” jawab pia masih ketus

“kamu ini kenapa sih pi? Aku tanyain baik baik kamu jawab ketus gitu” tanya aris heran

“ya abisnya kamu bego banget sih”

“bego?? Bego kenapa sih pi aku gak ngerti?”

“ocha itu gak akan masuk sekolah!! Kamu tau kenapa?”

“kenapa? Apa dia sakit?”

“karna dia gak kuat liat kamu pacaran sama Yuli. Kamu tuh sadar gak sih ocha itu suka sama kamu, sayang sama kamu!!” jelas pia dengan nada tinggi

Aris terdiam mematung

“maksud kamu? Dia.. dia..”

“iya. Dia suka sama kamu!!”

“sejak kapan pi? Kenapa dia gak cerita?”

“sejak kalian terlambat bareng. Sejak saat itu ocha suka sama kamu. Dia gak cerita karna dia gak mau ngerusak persahabatan kalian dan gak mau di anggap cewek gampangan. Dia berani berkorban buat kamu, tapi kamu?? Cuma bisa nyakitin dia. Dengan gampangnya kamu cerita cerita tentang Yuli sama ocha. Apa itu gak bikin sakit hati?”

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Aris terdiam di kamarnya sambil berbaring menatap langit langit kamar. Ia masih memikirkan kata kata pia tadi pagi di kelas pia. Pikirannya menerawang ke kejadian satu tahun yang lalu, ketika mereka sama sama di hukum oleh pak didit yang super duper killer itu.

‘ocha suka aku sejak awal kita ketemu? Ya ampun kenapa aku sebodoh ini? Kenapa aku gak sadar? Ocha maafin aku…’ Batin aris.

Lalu ia beranjak dan bergegas menuju garasi dan pergi dengan motornya.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jam menunjukan pukul 23.54. aku masih menatap foto foto aku dan aris pada masa lalu.

‘kira kira Yuli nerima aris gak yah??’ batinku.

Tiba tiba handphone ku berdering.

Ddrrrrrttt…….. Just gonna stand there and watch me burn ddddrrrrrttttttt….. But that’s alright because I like the way it hurts…. Dddrrrrrrrttttttt ……Just gonna stand there and hear me cry…… dddrrrtttt……

Aku segera meraih handphone ku sebelum handphone ku bernyanyi labih panjang lagi.

ARIS terpampang di layar handphone ku. Dengan ragu ku jawab panggilan itu.

“ha.. hallo..” kataku dengan susah payah

“bisa keluar sebentar? Aku udah ada di depan”

Telpone di tutup sebelum aku protes padanya

“ada apa yah sama aris? Ko aneh banget. Awas aja kalau dia mau cerita tentang Yuli” kataku

Ada hal yang tidak biasa pada aris, mau apa dai datang malam malam begini? Dan suara aris terdengar dingin dan kaku. Aku segera turun ke bawah dan membukakan pintu untuk aris. Ketika ku membuka pintu, aris tepat berdiri di depanku, air mataku tak bisa ku tahan, dan perlahan mulai menetes, aku menangis dihadapan aris, tak ada lagi sesuatu yang ku sembunyikan darinya. Perlahan aris mengangkat tangannya dan mengulurkannyake pipiku. Dia menghapus air mataku dengan tatapan dingin.

“maafin aku cha.. maafin aku.. aku gak pernah tau tentang perasaan akmu ke aku. Maafin aku…” katanya dengan suara berat

“gak apa apa ris, gak usah minta maaf, ini bukan salh kamu ko. Gak ada yang salah dalam kasus ini” kataku

“gak cha, aku yang salah, aku cerita tentang Yuli sama kamu sedangkan kamu suka sama aku. Itu pasti sakit bengat cha…”katanya lirih

“udahlah ris lupain aja aku udah gak apa apa ko . tadi aku Cuma emosi aja. Maaf yah? Oia tadi gimana sama Yuli? Kataku sambil tersenyum yang setengah di paksa.

Aris hanya menggeleng

“sebenernya aku gak bener bener nganggap kamu sahabat cha, sebenernya kamu bisa mencoba sebelum ada Yuli, mungkin gak perlu ada Yuli, tapi semuanya udah terlambat”

“udahlah ris gak usah di bahas lagi yah ?? aku gak apa apa ko”

“aku sayang kamu cha” katanya dengan tulus.

Lalu dia mengambil sesuatu dari saku jaketnya

“ku berikan mawar ini untukmu cha. Tolong rawat dan jaga baik baik mawar ini. Dan kalung ini juga aku kasih buat kamu. Tolong jaga baik baik yah? Jangan sampai hilang”

Aris memakaikan kalung itu pada leher ku

“jaga diri kamu baik baik yah cha?”

Lalu aris pergi meninggalkan ku yang teriam mematungmenatap kepergiannya. Beberapa detik kemudianhandphone ku berdering. Telepone daro Pia!

“ada apa pi?” tanyaku

Ku dengar pia menangis di ujung sana. Terisak dan perih

“aris cha.. aris” katanya

“kenapa dengan aris pi?” kataku heran

“aris meninggal, dia di tabrak sebuah truk di tikungan” kata pia masih dengan terisak

“gak mungkin pi , gak mungkin. Barusan aris baru aja dari rumah aku”

“ini bener cha, aris meninggal 1 jam yang lalu dalam perjalanan m,enuju rumah kamu…”

Aku tak mendengar ucapan pia, aku bingung dan hancur. Aris telah pergi. Rasanya tak mungkin. Lalu perlahan air mataku mengalir, tanganku memegang kuat setangkai mawar yang aris berikan untukku dengan perasaan sedih dan hampa. Setitik jinggaku telah pergi dan meninggalkan kesedihan yang mendalam di hatiku….

TAMAT



yang baca ini tolong kasih komen dan saran yah :)

Rabu, 13 April 2011

sakit !!

aduh gga tau nih aku sakit apa .....
sakit yg gga jelas :(((
aku cape ngerasa kyk gni terusssssss :'((
aku pengen sembuhhh pengennnnnnnnnnnnnnnnn bgt ....

sebenernya dulu aku biasa aja .
gga pernah punya perasaan apapun ...
tpi sejak masuk SMA di suatu malam tepatnya
aku bener2 ngerasa gga enak .

tiba2 aku deg2an
aku bener2 gga bisa apa2 ....
aku coba untuk sms ka ady dan kang tris wkt itu ....

tpi gga ada yg bales
akhirnya aku memutuskan buat tidur ...
pas mau tidur bgt aku tiba2 ngerasa deg2an bgt bgt bgt
akhirnya kuputuskan buat solat tapi ttp aja hasilnya nihil
aku masih ngerasa gga enak
akhirnya aku curhat ama mamah
mamah nyuruh aku buat ngaku dosa

tapi aku ttp saja gga bsa tenang !!
aku malah makin menjadi
aku bilang berulang kali pada mamah klo aku takut ...

mamah pun bertanya sebenarnya aku takut apa ?
lalu aku jawab bahwa aku takut mati sekarang ....!!
seketika aku memeluk mamah dan jatuh ke pangkuan mamah

mamah pun menangis dan memanggil kk kandung ku yg sudah menikah
lalu kk ku menyuruhku untuk istigfar
aku pun mengikutinya ...

akhirnya aku bisa makin tenang ...
dan mamah memberitauku bahwa aku ada yg ngikutin (kesambet)

keesokan harinya aku gga masuk skolah
karnakadang kala aku masih merasa seperti itu dan masih lemas .....

setelah kejadian itu akupun jadi sering ngerasa deg2an gga jelas
sering ngerasa kayak gtu ....
jujur aku takut bgt
aku parno !!
dan yg terakhir adalah pas kmrn ....

pada hari jum'atnya aku rapat fkb di basecamp badalohor di jalan cihampelas
aku rapat dengan baik .
pas aku laginulis tiba2 aku ngerasa gga enak
aku pun menghiraukannya .
pas gtu aku ke warnet dulu bermaksud menghilangkan rasa itu .
oas nyampe rumah aku masih merasakan rasa itu ....
aku pun smsan

pas gtu aku sempat ketiduran dan beberapa menit kemudian aku terbangun ...
seperti ada yg jatuh ke tubuhku
akupun merasakan deg2an yg luar biasa hingga akhirnya aku tidur sangat larut ...

pas bsoknya seperti yg kuduga aku gga bisa kmana mana ..
aku sakit -,-
4 hari aku ada di rumah hanya tidur saja
gga sekolah ato pun kmana pun

dan pada akhirnya aku pun sekolah hari ini walaupun masih rada gga enak bada ...

aku bingung sebenernya aku ini sakit apa ??

gga logis kalo aku sakit gara2 deg2an aja mah
klo di sebut sakit panas da badan aku gga panas sama sekali -,-

tuhan tolong aku ...
aku pengen sembuh ........

ributtttttttttttttttt

hahahahhaha hari kamis rio ngajak balikan !!!
hahahahha awalnya sih pada suatu haru rio tiba2 sms dengan kata "cantik" dan emot cium ( :*)
ya aku kira salah sambung
pas bsoknya dia nge sms gtu lagi
trus kita smsan we trus dan dia ngasih sinyal2 gtu ama aku
dan tiba lah pas hari kamis dia ngajak balikan tapi dia blangnya di sms
jelas aja tina gga mau
tina kira dia bkalan dateng ke rumah kyk dulu pas awal dia nembak tapi ternyata gga !!
di situ aku udh mulai bingung

pas sore2nya aku ol eh aku mention2nan ama rasya (pacarnya dia ato lbh tepatnya mantan rio)
yaa aku gtu lah sekedar nanya apa dia udh bener2 putus ama rio ato blum ...

beberapamenit kmudia rio sms dan marah2
aku jelasin semua kesalahpahaman di antara kita
dan pas aku udh di rumah udh beres ol aku tanya ...


dan jawabannya sanagat menyakitkan !!
DIA CUMA NGEJADIIN AKU PELAMPIASAN DAN SIA MASIH SAYANG AMA RASYA !!

anying hahahhahahahahahahahhahahhaah
KMU KIRA SAYA CEWE APAAN HAH ??

aku marah !!
tpi udahlah

sebenernya klo boleh jujur aku jga ngejadiin dia pelampiasan sih
aku mulai jenuh nunggu kepastian yg belum pasti ....

haahhahahah ngejar rio lagi ahhhh
klo ntar kita pacaran aku mau backstreet aja
biar gga ketauan si kecengan hahahahahhahahaha :D

Sabtu, 26 Februari 2011

25.02.11

hari itu ada rapat fkb
rada males sih ...
tapi di liat dari positifnya aku bisa liat sii itu hahah

dan ternyata bener aja
horeeeeeeeeeeeeeeeee!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


awalnya aku kecewa karna aku mikir dia gga bakal dateng haha h
tapi ternyata dia dateng

kan awalnya aku teh di suruh buat cari apa gtu aku lupa
di lantai dasar
pas aku balik lgi ke atas tempat kita rapat aku liat dia udh dateng
dan dengan gantenganya hahahh

dan lagi dia nyapa aku duluan hahah
mantap bgt lah
:DD

Rabu, 16 Februari 2011

papah bagi seorang gadis

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,

tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,

tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil...

Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.

Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu.

Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya"

Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka.

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.

Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :

"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja..

Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".

Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?

Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..

Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu.

Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama..

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,

Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia :')

Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.

Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir!

Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut

Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu..

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?

"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti..

Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa..

Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain.

Papa harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?

Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati

Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.

Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang"

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT, kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.

Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan..

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak, Tidak bisa!"

Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu"

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.

Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.

Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.

Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..

Karena Papa tahu..

Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya..

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia..

Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa..

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik. Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik. Bahagiakanlah ia bersama suaminya.."

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk.

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih.

Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya.

Pa

pa telah menyelesaikan tugasnya.

Papa,

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat.

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis.

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu.

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal!

Senin, 14 Februari 2011

-,-

kejadian ini keulangin lagi ..
lagi lagi aku suka ama orang gara2 novel ...
tapi kali ini lebih parah ..
orang yg aku suka dia gga baik
dia brengsek!!

tukang selingkuh dan HTSan ama orang

bkannya aku mau su'uzon tpi emang gtu knyataannya
plis tolong aku
aku ggamungkin bisa milikin dia
tapi aku gga bsa nahan hati
awalnya aku gga ada rsa apa2 ama dia

tapi pada suatu saat dia ol ym trua aku tanya ini ym siapa??/
dia jawab nama dia
sesaat aku tau dia siapa

dari situ kita sering chat
dan dia yg slalu nyapa duluan

kita pun kadang suka ktemu klo ada acra feskab
awalnya aku biasa aja
tapi gara2 aku baca novel "alita @first" dan salah satu tokohnya
memiliki sifat seperti dia
seketika aku langsung mikirin dia wae
dan akhirnya aku menyerah
aku ngaku
klo aku suka dia
apalagi pas sabtu
aku chat ama dia ..
aku ngerasa seneng bgt lah ....
tpi aku bingung sekarang
klo aku pacaran ato suka ama dia aku pasti bakal sakit hati brat
tuhan plis tolong aku :(

aku yakin tuhan mau nolong aku dan memberiku jalan yg terbaik :))

puisi novell

-sudahkah-

adalah hujan bulan juni yang mengingatkanku pada lintasan
sepa saat malam luruh ke bumi dan bebukitan menghitan di kejauhan dan sepanjang perjalanan kau hanya sejangkauan

sudah sempatkah kubilang ku kukekasihi jutaan aksara dengan rindu-dendam yang kupelajari diam-diam dari bintang bintang yang padam berabad abad silam sampai senyummu meledakan dunia kecil dan nyaman yang semula selalu kuhuni seotang diri dengan hati?

sudah dempatkah kuungkap betapa aku merasa tak lengkap sejak kaubuat hatiku jatuh tanpa sebab?

sudah sempatkah ku katakan kau adalah sudah hingga cukup sudah kau sajalah?

caprukk jga!!

-rinduku-

aku terdiam...
aku terpaku di sini
tak ada yg bisa kulakukan selain terdiam
terdiam, terpaku, dan tertunduk...

ku merasa rindu
rindu yg membuatku sesak
sesak karna dirimu
dirimu yg ada di hatiku

siang malam ku ingat dirimu
ingat akan hadirmu
hadirmu yg selalu kunanti
ku nanti kau menyambutku

wahai bintang..
sampaikan rinduku padanya
rindu yg hanya untuknya
yang slalu ada di hatiku

caprukk!!

-harapan kosong-

kuingin kau tetap di sini
menemaniku di saat ku membutuhkan mu
membuat hari hari ku terasa indah
membuat ku bersemangat menjalani hidup

ku ingin kau selalu di sampingku
melindungiku saat ku takut
menjagaku di setiap malam
menjagaku saat ku terlelap

ku ingin kau tetap bersama ku
memberikan senyum manismu
membuatku bangkit saat ku terpuruk
membariku semangat saat ku terjatuh

tapi semua hanya keinginanku
akhirnya aku menyadari
bahwa kau tak mungkin ada di sini
di sampingku, dan bersama ku..

kau hanya bintang bagiku
kau hanya bisa ku lihat
tapi tak bisa kumiliki
emua ini hanya harapan kosong untukku

harapan yg tek berarti apa apa
harapan yg tak akan pernah menjadi kenyataan...

aku hanya bisa menatapmu
aku hanya bisa menyukaimu
aku hanya bisa menyayangimu
aku hanya bisa mencintaimu

tapi aku tak akan bisa memilikimu
kau hanya bisa kulihat tapi tak bisa kumiliki
akankah kau menjadi miliku?
akankah aku bersamamu untuk slamanya?
akankah semua menjadi kenyataan?
biarlah waktu yg akan menjawabnya......

Selasa, 01 Februari 2011

29.01.11 @widyatama

hari itu teh hari sabtu ..
aku ama anak2 terminal pada nonton .
walaupun gga nonton dari awal sih ahahaha

aku teh nonton pas potret main
dan kbetulan aku teh nontonnya gga dari awal da habis makan dulu ama
t'shela, keysa , dan janjian ama vina dulu :))

pas gtu aku ama vina teh duduk di pinggir ka ady dan kang tris weh
sempet salam sama mreka jga hahahah
(da gga enak ath masa wehh gga salam)

kebetulan pas lagi nonton teh dii pinggir aku ada kang azmo lagi minum
trus dia ngasihin minuman itu ke kang tris .

pas lagi enak2 nonton tiba2 aku kaget karna di dpan mata aku ujug2 ada tangan
ehh ternyata itu tangan kang tris yg lagi ngembaliin minuman itu ke kang azmo ..

sepontan lah aku mendongak (menarik kpala ke blakang)
eh si kang tris kalakah seuri geura hahahah :))

trus kita teh nonton lagi weh ....

pas slesai acara aku sempet ngobrol2 ama ka ady dulu
da bosen ath lagian kita ada janji mau crita2 dlu hehehehe

pas gtu banyak anak potret yg pamitan plang gtu ama dia
trus aku inget sesuatu hal .
orang yg tadi ada di sbelah ka ady .
asa baru liat orang itu teh .
aku tanyain ama ka ady ..
"ka ai tadi yg pake kmeja kotak2 siapa?" tanyaku
"yg mana?" jawabnya
"itu yg itu ... tuh tu (sambil ninjuk orang itu)" kataku
"oohh eta mah si maman (nama samaran)" katanya
lalu dia memanggil orang itu
"man kadieu"
"yeuh nu ngarana tina teh" katanya
lalu kami pun berkenalan ...

edan lah aku di situ bngong bgt ...
gga nyangka klo itu teh ka maman

naha di foto mah asa beda ath da .
asa gga gtu ....
asa item (tpi gga item bgt sih , yah se ka ady lah )

trus kita pun jabar tangan sambil menyebutkn nama
"tina" kataku
"maman" katanya
"naha beda" aku msh bngong . dan dngan gobloknya blang gtu
"beda apanya?" katanya

anjis lah aku bngung mau jawab apa ...
masa aku mau blang 'naha asa ganteng kaa? ko di fb mah item??' gga mungkin lah

"yaa beda aja . kk seangkatan ama ka ady kan??" akhirnya hanya kata itu yg aku ucapkan ..
anjis lah sumpah malu2in bgt hahahahahhahahhahaha

padahal mah blang aja "rambutnya beda ka di foto mah panjang di sini mah pendek"

hahhaha dasar goblok!!
WKWKWKKWK

sumpah lah ampe skarang tina msh malu ;->
hhhahahah

"Simple Thing Called Love" by Anna Triana

Judul          : Simple Thing Called Love Penulis       : Anna Triana Penerbit      : Elex Media Komputindo ISBN          : 978 - 602 - 0...