JNGGA

Rabu, 26 Oktober 2016

SINESTESIA - EFEK RUMAH KACA

Merah

Ilmu Politik

Lagu: Adrian
Lirik: Cholil

Dan kita arak mereka
Bandit jadi panglima
Politik terlalu amis
Dan kita, teramat necis

Lalu angkat mereka
Sampah jadi pemuka
Politik terlalu najis
Dan kita teramat klinis

Dan kita dorong mereka
Badut jadi kepala
Politik terlalu kaotis
Dan kita teramat praktis

Lalu dukung mereka
Cendikia jadi pertapa
Politik terlalu iblis
Dan kita teramat manis

Aku akan menjadi karang di lautan mereka
Aku akan menjadi kanker dalam tubuh mereka

Lara di mana mana

Lagu: Adrian dan Cholil
Lirik: Cholil

Sampai kapan kau biarkan
Dia tak berperan
Ditelantarkan harapan, dia kesakitan
Terburai berantakan, tak keruan
Marah di mana mana

Sampai kapan kau ikhlaskan
Dia dihancurkan,
Lumpuhkan alam pikiran dan sekujur badan
Terhampar masa depan, temaram
Lara di mana mana

Reff.
Keajaiban dan khayalan
Taruh di awan,
Kenyataan dalam pelukan
Kelembaman pada tekanan
Raih elan, kepalkan tangan

Sampai kapan kau relakan
Dia kekeringan
Dihisap jiwa raganya, seluruh hidupnya

Marah di mana mana, ta ra ra
Lara di mana mana

Ada Ada Saja

Lagu: Adrian dan Cholil
Lirik: Cholil

Moralis, merasa paling baik
Macam yang paling etis, awas jatuh menukik

Sang martir, inginnya adu fisik
Cupet dan sesat pikir, buah intrik politik

Reff
Ada ada saja, sifat kawan kita
Dipelihara dan budidaya
Macam macam saja, kelakukan kita
Smoga masih bisa bahagia

Fatalis, main yang aman aman
Seolah apolitis, takluk pada keadaan
Mukjizat, hanya di zaman nabi
Tak bisa langsung sehat, dihadapi dikelahi

Ekonomi korban politik
Hukum tunduk pada politik
Pendidikan masuk politik
Olahraga bawa politik
Orang gila akibat politik
Dagang sapi pakai politik
Beragama, buat politik
Keluarga ribut politik

Credit
Cholil: Vokal, Gitar, Keyboard
Adrian: Bas dan Vokal pada Lara di mana-mana, Keyboard
Akbar: Drum, Vokal & Vokal Latar
M. Asranur: Piano
Andi “Hans” Sabaruddin: Gitar
Ricky Surya Virgana: Cello
Monica Hapsari: Vokal Latar
Airil “Poppie” Nur Abadiansyah: Vokal Latar
Mbair: Vokal Latar
Nastasha Abigail: Vokal Latar


BIRU

Pasar Bisa Diciptakan

Lirik: Adrian dan Cholil
Lagu: Cholil

Kami mau yang lebih indah
Bukan hanya remah remah
Sepah, sudahlah

Kami hanya akan mencipta
Segala apa yang kami cinta, bahagia
Kami bawa yang membara
Di dasar jiwa, di dasar jiwa
Menembus rimba dan belantara sendiri
(pasar bisa diciptakan)
Membangun kota dan peradaban sendiri

Kami ingin lebih bergizi
Bukan hanya yang malnutrisi,substansi

Kami bawa yang membara
Di dasar jiwa, di dasar jiwa

Menembus rimba dan belantara sendiri
(pasar bisa diciptakan)
Membangun kota dan peradaban sendiri

Pasar bisa diciptakan, pasar bisa diciptakan
Pasar bisa diciptakan, pasar bisa diciptakan
Pasar bisa diciptakan ooooo

Pasar bisa diciptakan, pasar bisa diciptakan
Pasar bisa diciptakan, pasar bisa diciptakan
Pasar bisa diciptakan

Cipta Bisa Dipasarkan

Lirik: Cholil
Lagu: Adrian, Akbar dan Cholil

Dari kegelisahan dipadatkan dengan cinta
Bergemuruh di dada jauh dari mereda
Fantasi yang menggila bercampur rasa kecewa
Pelan-pelan hilangnya jadi sepercik cahaya

Oh cahaya, akhirnya kita sampai juga
Temukannya, sinarnya pun dibagi rata
Berbinar binar hidup bergelora
Oh cahaya la la la la lalala

Imajinasi rasa takut larut didalamnya
Tak terkira siksanya, hingga capai bahagia
Amarah angan angan berhamburan berkejaran
Akan terus mendera hingga titik terangnya

Kegelapan masih membayang
Menyelimuti, menolak pergi
Mencari ruang gerak ditentang
Dan menjadi ironi


Credit:
Cholil : Vokal , Gitar dan Vokal latar
Adrian: Bas & Harmonika, Vokal Latar
Akbar: Drum & Vokal Latar
Mbair: Vokal dan Vokal Latar
Agustinus Panji Mardika: Trumpet

JINGGA

Hilang

Lagu: Adrian, Akbar & Cholil
Lirik: Cholil

Rindu kami seteguh besi
Hari demi hari menanti
Tekad kami segunung tinggi
Takut siapa? semua hadapi

Yang hilang Menjadi katalis
Disetiap kamis
Nyali Berlapis

Marah Kami
Senyala api
Di depan istana berdiri

Yang hilang menjadi katalis
Disetiap kamis
Nyali berlapis

Yang ditinggal
Takkan pernah diam
Mempertanyakan kapan pulang ?

Dedy Hamdun HILANG Mei 1997
Ismail HILANG Mei 1997
Hermawan Hendrawan HILANG Maret 1998
Hendra Hambali HILANG Mei 1998
M Yusuf HILANG Mei 1997
Nova Al Katiri HILANG Mei 1997
Petrus Bima Anugrah HILANG Maret 1998
Sony HILANG April 1997
Suyat HILANG Februari 1998
Ucok Munandar Siahaan HILANG Mei 1998
Yadin Muhidin HILANG Mei 1998
Yani Afri HILANG April 1997
Wiji Tukul HILANG Mei 1998

Nyala Tak Terperi

Lagu: Adrian
Lirik: Cholil



Ku bermandi cahaya mentari
Mendarah mendaging
Dan menjadi energi

Ku menelan cahaya rembulan
Menjadi harapan,
Nyala tak terperikan

Segala gulita sirna
Terkikis doa
Semua indra terbuka
Berfungsi mata
Yang hilang,
Berganti hingga tak terbilang
Cahaya, ku jelang

Cahaya, Ayo Berdansa..

Lagu: Adrian, Akbar & Cholil

Instrumental

Credit:
Akbar: Drum dan Vokal Latar
Adrian: Bas, Vokal pada Nyala Tak Terperi, & Vokal latar.
Cholil: Gitar, Vokal & Vokal Latar
Monica Hapsari: Vokal dan Vokal Latar
M. Asranur: Piano
Mbair: Vokal Latar
Nastasha Abigail: Vokal Latar
Airil “Poppie” Nur Abadiansyah: Vokal Latar

HIJAU

Keracunan Omong Kosong

Lirik: Cholil
Lagu: Adrian & Akbar

Apa yang kau tawarkan, bukan pengetahuan
Ucapan miskin pemikiran
Apa yang kau sodorkan, hanyalah hasutan
Ujaran penuh kemunafikan
Keracunan omong kosong

Reff
Banjir informasi, banyak kontradiksi
Berhati-hati, awas jalan berduri
Argumennya asal, jauh dari handal
Tak masuk akal, kacau menjurus brutal

Dakunya, seluas cakrawala
Padahal, hanya segitu saja

Apa yang engkau makan? Inginnya bentrokan
Hujatan kudapan andalan
Apa yang engkau telan? Gagasan pas-pasan
Kebencian menjadi pegangan
Keracunan omong kosong

Kembali ke reff

Maunya, sempurna tanpa cela
Ternyata, retak di mana-mana

Cara Pengolahan Sampah

Lirik: Cholil
Lagu: Adrian

Dalam demokrasi
Sampahpun meninggi, cari eksistensi
Bukan disesali, atau dimungkiri
Jangan dibaui, diatasi
Dialihfungsi, ke energi

Dipilah, dipisah
Agar gampang diubah, biar mudah diolah
Yang basah, alamiah
Tanam di tanah, mestinya berfaedah

Yang plastik, problematik
Mending diutak atik, jadi hiasan apik
Yang organik,  pemantik
Diotak atik, berharap jadi listrik

Kita konsumsi sampah (konsekuensi demokrasi)
Kita produksi limbah (ide basi yang beraksi)
Kita konsumsi sampah (konsekuensi demokrasi)
Kita produksi limbah (miskin visi unjuk gigi)

Credit:
Adrian: Bas & Vokal Latar
Akbar Drum & Vokal Latar
Cholil: Gitar, Vokal, Recorder, Keyboard,  & Vokal Latar
Agustinus Panji Mardika: Trombone, Trumpet, Flute, Clarinet
Airil “Poppie” Nur Abadiansyah: Gitar dan Vokal Latar
Monica Hapsari: Vokal Latar
Mbair: Vokal Latar
Nastasha Abigail: Vokal Latar

PUTIH

Tiada (untuk Adi Amir Zainun)

Lirik: Adrian dan Cholil
Lagu: Adrian dan Cholil

Saat kematian datang
Aku berbaring dalam mobil ambulan,
Dengar, pembicaraan tentang pemakaman
Dan takdirku menjelang
Sirene berlarian bersahut-sahutan
Tegang, membuka jalan menuju tuhan
Akhirnya aku usai juga

Saat berkunjung ke rumah,
Menengok ke kamar ke ruang tengah
Hangat, menghirup bau masakan kesukaan
Dan tahlilan dimulai
Doa bertaburan terkadang tangis terdengar
Akupun ikut tersedu sedan
Akhirnya aku usai juga
Oh, kini aku lengkap sudah

Dan kematian, keniscayaan
Di persimpangan, atau kerongkongan
Tiba tiba datang, atau dinantikan
Dan kematian, kesempurnaan
Dan kematian hanya perpindahan
Dan kematian , awal kekekalan
Karena kematian untuk kehidupan tanpa kematian

Ada (Untuk Angan Senja, Rintik Rindu dan semua harapan di masa depan)

Lirik: Cholil
Lagu: Adrian, Akbar dan Cholil

Lalu pecah tangis bayi
Seperti kata wiji
Disebar biji biji
Disemai menjadi api

Selamat datang di samudra.
Ombak ombak menerpa
Rekah rekah dan berkahlah
Dalam dirinya, terhimpun alam raya semesta
Dalam jiwanya, berkumpul hangat surga neraka

Hingga kan datang pertanyaan
Segala apa yang dirasakan
Tentang kebahagian
Air mata bercucuran

Hingga kan datang ketakutan
Menjaga keterusterangan
Dalam lapar dan kenyang
Dalam gelap dan benderang

Tentang akal dan hati
Rahasianya yang penuh teka teki
Tentang nalar dan iman
Segala pertanyaan tak kunjung terpecahkan
Dan tentang kebenaran
Juga kejujuran
Tak kan mati kekeringan
Esok kan bermekaran

Credit:
Akbar: Drum dan Vokal Latar
Adrian: Bas, Narator dan Vokal Latar
Cholil: Gitar dan Vokal
M. Asranur: Piano
Monica Hapsari: Vokal Latar
Airil “Poppie” Nur Abadiansyah: Vokal Latar
Nastasha Abigail: Vokal Latar
Mbair: Vokal Latar
Agustinus Panji Mardika: Trombone, Trumpet

KUNING

Keberagamaan

Lirik: Adrian
Lagu: Cholil

Tentang nubuat mencerahkan
Berlabuh dalam keheningan
Menyapa dalam keramaian
Pada batas yang dirasakan

Resah

Manusia mengonsepsi tuhan
Bernaung di dalam pikiran
Mencari setiap jejakNya
Mengulas semua kehendakNya
Apa wujudnya
Apa misinya

Manusia menafikan tuhan
Melarang atas perbedaan
Persepsi dibelenggu tradisi
Jiwa yang keruhpun bersemi
Nihil maknanya
Hampa surganya
Hampa

Karena cinta bersemayam dalam jiwa


Keberagaman

Lirik: Adrian dan Cholil
Lagu: Adrian, Akbar dan Cholil

Terjerembap demi akhirat
Akalnya lenyap, hati berkarat
Hati berkarat, cacat, pekat, jahat

Beragam, berwarna
Lestarilah tumbuhnya
Bermacam agama
Dipancarkan cintanya
Semua bertautan

Nihilis, Humanis
Dilebur harapannya
Yang hening, Yang bising
Diserap hakikatnya
Semua dihisabnya, sebab akibatnya

Bila matahari sepenggal jaraknya
Padang yang luas tak ada batasnya
Berarak beriringan
Berseru dan menyebut ….Dia..

Credit:
Adrian: Bas, Keyboard, Vokal Latar
Akbar: Drum & Vokal Latar
Cholil: Gitar, Piano, Vokal & Vokal Latar
Wahyu Hidayat: Flute
M. Asranur: Piano
Khansa Novriandra: Vokal Latar
Farrah Diva Risani: Vokal Latar
Fani Suci Pradita: Vokal Latar

***

Sumber: http://efekrumahkaca.net/en/news/erk-s-latest-news/item/766-lirik-sinestesia#.WBCyx1D-JAg

Senin, 26 September 2016

"Detective Conan Movie 20: The Darkest Nightmare." Awesome!!



Berawal dari dicurinya sebuah data yang menyimpan daftar nama agen CIA dan FBI sebagai NOC oleh salah seorang wanita kawanan Organisasi Hitam, Rey Furuya atau yang akrab disapa Bourbon berusaha mengejar wanita yang berhasil lolos. Kejar-kejaran di tengah kota pun tidak dapat dihindari mengingat, dunia akan terancam jika daftar nama tersebut sampai kepada Big Boss Organisasi Hitam. Tanpa diduga, Suichi Akai, salah seorang anggota FBI yang pernah menyamar sebagai anggota organisasi hitam, ikut mengejar wanita tersebut. dengan tenang, Akai menyiapkan snipernya dan hendak menembak kepala wanita tersebut. Namun sang wanita berhasil menghindar dan membuat Akai kesulitan membidik. Tidak kehilangan akal, Akai mengarahkan senapannya ke ban mobil wanita tersebut hingga wanita itu kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke danau.

Keesokan harinya Conan dan kawan-kawan tengah pergi ke tempat wisata Akuarium Tohto yang baru saja direnovasi. Saat akan menaiki wahan komedi putar raksasa, Conan dan Ai bertemu dengan seorang wanita berpenampilan berantakan, Conan menduga jika wanita tersebut tengah mengalami kecelakaan hebat yang mengakibatkannya seperti ini. Saat Conan ajak bicara, wanita itu terlihat linglung dan belakangan ini dia ketahui jika wanita tersebut tengah kehilangan ingatannya. Conan dan kawan-kawan bertekad mengembalikan ingatan wanita itu. Tanpa disangka, hal aneh terjadi saat Genta dkk menaiki wahana komidi putar raksasa. Wanita itu tiba-tiba menjerit dan menyebutkan beberapa nama jenis bir. Dan disinilah awal mula sebuah masalah harus dihadapi Conan dan Ai, karena secara tidak sengaja wanita itu, yang belakangan mereka ketahui bernama Curaҫao, tengah mengantarkan Conan pada kawanan Organisasi Hitam.

Film animasi besutan Aoyama Gosho ini sukses membuat saya tertarik menonton lebih awal. Film yang mengisahkan tentang detective gesit Conan Edogawa atau Shinichi Kudou yang menemukan satu kasus rumit yang mengantarkannya pada organisasi hitam, organisasi yang telah membuat tubuhnya mengecil seperti saat ini.

Dalam film ini, Vermouth, Gin dan Vodka masih menjadi dalang dari segala kekacauan yang telah terjadi. Sifat Vermouth yang masih terlihat senang menyimpan rahasia, Vodka yang selalu berada di samping Gin, dan Gin yang dijuluki sebagai pembunuh berdarah dingin. Hal ini dapat dilihat pada saat Vermouth sedang mencari Curaҫao dan di tengah keramaian bertemu dengan Conan dan Ai, dirinya secara kooperatif bersembunyi dan menghindar dari mereka dan tidak memberitaukannya pada Gin. Juga sifat Gin yang masih tidak bisa memberi ampun pada orang-orang yang berkhianat. Hal ini terlihat pada saat Gin hampir saja menghabisi Bourbon (Rei Furuya) dan Kir (Rena Mizunashi) yang mendapat tuduhan jika mereka berdua adalah NOC. Tanpa menunggu komando dari Rum, salah satu atasan mereka, Gin hampir saja menembak keduanya di dalam sebuah gudang tua.

Selain Gin, Vodka dan Vermouth, hadir juga Chianti dan Korn yang merupakan sniper handal dari Organisasi Hitam. Kemampuan menembak dari jarak jauhnya tidak bisa diragukan lagi. Hal ini dapat dibuktikan pada saat Chianti dan Korn mendapat tugas untuk membuhun NOC yaitu, Stout dan Aquavit. Keduanya menembak target mereka dalam jarak yang sangat jauh namun tepat mengenai sasaran.

Secara keseluruhan, film ini tampak berbeda dari film-film Detective Conan sebelumnya. Saya merangkum beberapa perbedaan Detective Conan movie 20 dengan Detective Conan sebelumnya.
1.     Tidak adanya kasus pembunuhan janggal yang biasanya terjadi. Dalam beberapa movie, biasanya walaupun membahas Organisasi Hitam, namun selalu ada kasus pembunuhan janggal yang melibatkan organisasi tersebut. analisis Conan pun digunakan untuk memecahkan kasus pembunuhan sekaligus hubungan korban dengan Organisasi Hitam. Namun, dalam Movie 20, tidak ada sedikitpun kasus seperti itu. Dalam film ini, analisis Conan digunakan untuk mengungkap identitas wanita yang ditemuianya di taman bermain dan hubungan wanita tersebut dengan Organisasi Hitam.
2.     Tidak adanya adegan dramatis antara Ran dan Shinichi. Jika dalam movie-movie sebelumnya selalu terdapat adegan drmatis Ran dan Conan, dalam movie ini tidak banyak membahas adegan tersebut. Bahkan, jika dilihat dengan seksama, tokoh Ran dalam movie ini hampir tidak memiliki fungsi. Kehidupan Ran dan Sonoko sangat minim untuk diekspos bahkan hampir tidak ada. Dalam adegan terakhir pun, saat gondola kincir raksasa mulai keluar dari porosnya da menggelinding kea rah wisatawan, Conan dengan gesit mengentikannya dan sama sekali tidak mengetahui jika di tempat itu ada Ran dan Sonoko yang sedang mendampingi anak-anak.
3.     Tidak adanya pertunjukan Kogoro Tidur. Dalam movie ini pun, kehidupan Kogoro Mouri yang biasanya menangani kasus pembunuhan, tidak terlihat. Bahkan peran Kogoro Mouri hampir sama dengan Ran, hampir tidak memiliki fungsi. Bahkan di bagian terakhir pun, Kogoro sama sekali tidak terlibat dengan kegentingan yang sedang terjadi di tempat Wisata Akuarium Tohto karena dirinya tengah tertidur di mobil menunggu anak-anak selesai bermain.
Kesimpulannya, Detective Conan Movie 20: The Darkest Nightmare merupakan pertarungan antara organisasi, yakni Organisasi Hitam, FBI dan CIA, yang mana CIA dan FBI saling berburu mendapatkan sebuah informasi mengenai Curaҫao, belum lagi pihak polisi yang harus berhubungan dengan anggota CIA yang ingin mengembalikan ingatan Curaҫao guna merebut data yang telah diambilnya. Kejadian dramatis yang terjadi pada film ini adalah saat ingatan Curaҫao kembali dan memutuskan untuk mengkhianati kawanan Organisasi Hitam dengan cara kabur dari gondola yang tengah disediakan kawanan organisasi. Curaҫao sempat bertemu dengan Ai Haibara dan mengetahui identitas aslinya, namun dirinya memilih bungkam, dan terakhir dia rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan nyawa semua orang.

Kelebihan film ini terletak pada ide cerita yang berani keluar dari zona nyaman. Saya anggap The Darkest Nighmare merupakan titik muncul Aoyaman Gosho meracik sebuah film dengan tema yang keluar dari biasanya. Film ini sukses membuat saya terkagum-kagum dan menontonnya beberapa kali karena ceritanya yang tidak biasa. Film ini juga bisa membawa penonton berfantasi dan ikut terjun ke dalam cerita. Ikut merasakan sedih saat adegan mellow dan ikut berteriak gemas saat adegan action. Efek yang dihadirkan sangat epik membuat kejelasan gambarnya sangat baik, juga perkembangan zaman yang dihadirkan dalam film ini terlihat sangat up to date.

Namun ada sedikit kekurangan yang harus diperhatikan dalam film ini, yaitu penyelesaian konflik yang terasa sangat klasik. Saat akhirnya Curaҫao memutuskan berhenti dari organisasi dan berubah menjadi orang baik. Menolong Ai Haibara yang dia ketahui adalah Sherry, seorang buronan organisasi yang harus di bunuh. Juga ketika dia menolong Conan dengan mengatakan kepada Vermouth jika e-mail yang berisi data-data agen CIA yang menyamar itu benar dia yang mengirim, padahal sebenarnya itu kiriman Conan namun akhirnya Curaҫao harus mati karena menyelamatkan nyawa orang banyak dan menghambat Conan untuk mengorek informasi organisasi kepada Curaҫao.

Perang Baratayudha

Perang Baratayudha
ku: Tina awiarsih

Asmarandana.

Hirup kudu pageuh jangji
lakon hirup Dewabrata
boga sumpah dina hate
sumpah suci maha dahsyat
babakti ka ramana
bagjana Prabu Sentanu
boga putra Dewabrata.

Nu kaucap dina biwir
meunang widi Sanghyang Dewa
sangkan jadi leuwih hade
ganti ngaran jadi Bhisma
pamer pada Dewa
suci, adil, luhur elmu
bakti ka Astinapura.

Kasalahan tina takdir
patepug jeung Dewi Amba
matak nyeri kana hate
Dewi Amba balilihan
ditampik hate Bhisma
nyekel jangji anu teguh
angger keukeuh dina wadat.

Kaucap dina emosi
sumpah pikeun Dewabrata
bakating ku nyeri hate
ngarasa boga wiwirang
saacan Amba tilar
sumpah nu nyieun kaduhung
pikeun Bhisma kahareupna.

pangabdian tina bakti
satia ka karajaan
sanajan sorangan bae
masih teguh nyekel wadat
kayaan geus beda
Dewabrata loba incu
pandawa oge Kurawa.

Kinanti.

Diajarkeun kabeh elmu
elmu pikeun meuseuh diri
katarima ku Pandawa
ku Kurawa beda deui
gede hate hirup bagja
keur kurawa pinuh dengki.

Hirup teu loba adigung
komo deui rasa sirik
gede hate teu jumawa
bersih tina iri dengki
pangajaran ti emangna
hirup kudu terus adil.

Diajar hirup teu jujur
iri dengki mah geus pasti
kalakuan ti Kurawa
embung hirup jujur, adil
Kurawa nyieun siasat
dibantuan ku Sangkuni.

Diayakeun judi dadu
dibantuan ku Sangkuni
siasat licik Kurawa
korbanna Dewi Drupadi
Kurawa ngabarakatak
ningali Drupadi ceurik.

Nyamur tilu belas taun
sabab Pandawa diusir
nyieun nagara Amarta
Arjuna pnggih Srikandi
hiji rasa jadi cinta
oge Bima jeung Arimbi.

Perang teu bisa diundur
Kurawa ngalicik deui
teu mikeun hakna Pandawa
teu nyumponan hiji jangji
merekeun Astinapura
henteu make jalan bersih.

Hate Bhisma teu paruguh
bingung ku ayana takdir
kasieunna kajadian
takdir teu bisa dipungkir
nyanghareupan Kurusetra
masrahkeun bela jeung pati.

Ajal Bhisma nu geus cunduk
dipentang panah Srikandi
tilarna di Kurusetra
saalam dunya careurik
Pandawa sarta Kurawa
nyaksian bari saredih.

Hiji perang nu  kaemut
pinuh joang bela pati
Baratayudha ngarana
ngajarkeun hirup nu adil
ngarti, jujur tur wiwaha
ulah sirik, iri, dengki.


***

Tina Wiarsih lahir di Bandung, 29 juni 1994 merupakan mahasiwa jurusan pendidikan bahasa Daerah di UPI angkatan 2013. Cewek cancer ini sangat menyukai hal-hal berbau cerita wayang, karena menurutnya cerita wayang sangat epik dan penuh dengan nasihat tersembunyi. Cerita Perang Baratayudha versi pupuh ini merupakan karya pertama "cerita dalam bangun PUPUH." sebelumnya dia sempat menulis beberapa puisi, cerpen dan sekarang sedang  mencoba untuk membuat sebuah novel. Karya-karya lamanya bisa ditemui di blog ini dan karya teranyarnya bisa ditemui d akun wattpadnya littlestaars.


salam,

Tina Wiarsih

wangenan data dina statistika (ditulis menggunakan bahasa sunda)

1. Data Kualitatif
Data kualitatif nya éta data anu lain mangrupa bilangan atawa informasi anu bentukna kalimah vérbal. Bisa ogé disebut data anu mangrupa ciri-ciri, sifat-sifat, data kayaan, atawa gambaran tina kualitas objék anu ditalungtik. Biasana data kualitatif mah sifatnya déskriptif sabab data kualitatif dimenangkeunna ku cara analisis anu jero tur teu bisa dimeunangkeun sacara langsung. Kitu deui ngeunaan waktu anu diperlukeun, data kualitatif merlukeun waktu loba sabab dikerjakeunna kaasup hésé, dibutuhkeun wawancara, obsérvasi, diskusi atawa panalungtikan.
Conto data kualitatif:
  • Kembang malati leuwih seungit tibatan kembang eros.
  • Tong meuli baju di toko A, éta mah bajuna marahal.
  • Andika leuwih kurus di taban Tatang.
  • Warung asakan Bu Déti mah leuwih payu sabab masakanna leuwih ngeunah ti warung asakan Bu Épon.
  • Ti bulan Séptémber nepi Désémber biasana asup kana usum hujan.

2. Data Kuantitatif.
Data Kuantitatif nya éta data informasi mangrupa simbol angka atawa bilangan. Dumasar simbol-simbol angka, itungan sacara kuantitatif bisa dilakukeun pikeun ngahasilkeun hiji kacindekan anu umum dina hiji parameter. Nilai data bisa robah sabab sifatna variatif. Prosés ngumpulkeun datana ogé teu ngabutuhkeun waktu lila tur gampang pisan dilakukeun.
Conto data kuantitatif:
  • Jumlah siswa di SDN 1 Pagadén taun ajaran 2015-2016 aya 250 siswa, nya éta 150 siswi jeung 100 siswa.
  • Guru anu ngajar di SD Kampung Rambutan dina taun 2015 aya 18 urang.
  • Waktu di ajar sisnya SD kelas 4 nya éta 6 jam.
  • Jumlah mahasiswa Sunda angkatan 2013 anu miluan PON aya 15 urang.
  • Peserta SPMB dina taun 2004 aya 120.000 jalma.
3. Data Primer
Data primer nya éta data atawa informasi anu dimeunangkeun tina sumber kahiji, anu sacara teknis dina panalungtikan disebut responden. Atawa bisa ogé data anu dikumpulkeun sacara individu atawa hiji organisasi kalayan langsung tina objék anu ditalungtik jeung dijadikeun kapentingan studi anu aya pakaitna jeung interview, observasi. Data primer bisa mangrupa data anu sifatna kuantitatif atawa kualitatif.
Conto data primer:
  • Kondisi kelas nalika prosés pangajaran Basa Sunda lumangsung di SMPN 12 Bandung kelas VIIIF teu kondusif.
  • Jumlah Mahasiswa di UPI Jurusan Pendidikan Bahasa Daérah angkata 2013 aya 90 jalma.
  • Umur mahasiswa pendidikan Bahasa Daérah UPI angkatan 2014 rata-rata 20 taun.
  • Bebedaan motivasi gawé karyawan golongan II, III, IV di UII.
  • Lobana nu dagang buah jeruk sapoé dimeunangkeun tina wawancara.
4. Data Sékundér.
Data Sékundér nya éta data dimeunangkeun panalungtik sacara teu langsung ngaliwatan media perantara. Data sekunder dina umumna mangrupa bukti, catetan, atawa laporan historis anu geus disusun dina arsip, boh anu dipublikasikeun boh anu teu dipublikasikeun. Data sekunder ogé mangrupa data anu dikumpulkeun jeung dihijikeun ku studi-studi saacana atawa dipedalkeun ku sababaraha instansi séjén
Conto data sékundér:
  • Tina katerangan kepala desa Gunung Sembung, mata pencaharian masarakatna lolobana patani.
  • Kaaktifan siswa nalika proses diajar-ngajar tina panalungtikan guru.
  • Sacara astronomis Indonésia aya diantara 6° LU-11° LS jeung antara 95° BT-141° BT anu dimeunangkeun tina buku.
  • PH taneuh di pegunungan Bromo dimeunangkeun tina buku.
  • Minat siswa anu haying asup perguruan tinggi dimeunangkeun ti guru BK dina taun 2009 nepi ka 2011.
5. Data Diskrit.
Data diskrit nya éta kuantitatif anu nilaina khusus tur mangrupa hasil perhitungan sarta biasana bentukna bilangan bulat. Data diskrit sifatna putus-putus, nilaina lain mangrupa pecahan.
Conto data diskrit:
  • Jumlah penumpang beus pariwisata 40 urang.
  • Jumlah Sakola SD Negeri di Kecamatan Sukamuyla aya 18.
  • Jumlah penduduk di kecamatan Sukajadi aya 246.867 jalma.
  • Jumlah mahasiswa lalaki di Departemen Bahasa Daérah angkatan 2014 aya 38 jalma.
  • Jumlah lansia di kabupaten Subang aya 165.098 jalma.
6. Data Kontinu
Data kontinu nya éta data anu sifatna sinambung atawa kontinu. Data kontinu ayana dina bentuk angka/bilangan anu dimeunangkeun dumasar  hasil pengukuran. Data kontinu bentukna bisa bilangan bulat atawa pecahan, gumantung jenis skala pengukuran anu digunakeun.
Conto data kontinu:
  • Panjang tali pramuka téh 1.8 meter.
  • Tinggi badan Ahmad nya éta 150,5 centimeter.
  • IQ Budi nya éta 120.
  • Suhu udara di kelas 24°C.
  • Ukuran sapatu kuring nya éta 37.
7. Data Nominal.
Data Nominal sering disebut data katégori nya éta data anu dimeunangkeun ngaliwatan pengelompokkan objék dumasar katégori anu tangtu. Sanajan data nominal bisa dinyatakeun dina wangun angka, tapi angka éta teu miboga urutan ataawa makna sistematis nepi ka teu bisa dibandingkeun. nya éta ukuran anu paling sederhana, dimana angka anu dibérékeun ka hiji objék miboga harti salaku label tur teu nunjukeun tingakatan naon wae. Ciri-ciri data nomina nya éta ukur boga atribut, ngaran, atawa diskrit. Data nomina mangrupa data diskrit jeung teu boga urutan. Upama objék dikelompokeun kana set-set jeung ka sakabeh anggota set dibéré angka, set-set éta teu meunang tumpang tindih jeung nyesa. Dina kategori data nomina, masing-masing kategori teu di sebut leuwih luhur tina atribut séjén. Data nomina dimeunangkeun tina hasil pengukiran tina skala nomina, ku kituna data nomina tacan pernah aya bilangan pecahan. 
Conto data nomina:
  • Dumasar jenis kelamin. (1) lalaki (2) awéwé
  • Dumasar status perkawinan (1) tacan nikah, (2) Nikah, (3) Randa/duda.
  • Dumasar status KTP (1) pelajar, (2) karyawan, (3) Nikah.
  • Dumasar jenis olahraga, (1) Baskét, (2) ténis, (3) renang.
  • Dumasar barang anu dihasilkeun hiji mesin, (0) cacat, (1) teu cacat.
8. Data ordinal.
Data ordinal nya éta data anu asalna tina hiji objék atawa katégori anu geus disusun sacara berjenjang numutkeun gedena. Unggal data ordinal boga tingkatan anu tangtu anubisa diurutkeun ti anu handap ka luhur atawa sabalikna. Angka anu dibéré miboga tingkatan anu digunakeun pikeun ngurutkeun objék tina anu paling handap nepikeun ka anu paling luhur atawa sabalikna. Ukuran ieu teu méré ajen absolut pikeun objék, tapi ngan ukur méré peringkat hungkul. Hasil tina pengukuran anu maké skala ordinal, bakal dimeunangkeun data ordinal.
Conto data ordinal:
  • Dumasar tingkat pendidikan
Ø  TK
Ø  SD
Ø  SMP
Ø  SMA
Ø  Diploma
Ø  Sarjana
  • Dumasar tingkat prestasi.
Ø  Leuwih pisan
Ø  Leuwih
Ø  Sedeng
Ø  Handap
Ø  Handap pisan
  • Dumasar niai préstasi
Ø  Nilai A nya éta tina 80-100
Ø  Nilai B nya éta tina 65-79
Ø  Nilai C nya éta tina 55-64
Ø  Nilai D nya éta tina 45-54
Ø  Nilai E nya éta tina 0-44
  • Dina skala Likert
Ø  Satuju pisan
Ø  Satuju
Ø  Ragu-ragu
Ø  Teu satuju
Ø  Teu satuju pisan.
  • Dumasar pangkat ABRI
Ø  Prajurit
Ø  Kopral
Ø  Sersan

9. Data Interval
Data Interval nya éta data hasil pengukuran anu bisa diurutkeun tina kritéria anu tangtu sarta nunjukeun kabéh sifat anu dipiboga ku data ordinal. Data ordinal biasana ngasupkeun angka kana set tina objék anu miboga sifat-sifat ukuran ordinal jeung di tambah hiji sifat séjén, nya éta jarak anu sarua dina pengukuran disebut data interval. Data ieu nembongkeun jarak anu sarua dina ciri atawa sifat objék anu diukur. Tapi ukuran interval teu ngasilkeun jumlah absolut tina objék anu diukur. Data anu dimeunangkeun tina hasil pengukuran ngagunakeun skala interval disebut data interval.
Conto data interval:
·        hasil ngukur suhu (temperature) ngagunakun termoometr anu dinyatakeun dina ukuran derajat.
·        Kacerdasan inteléktual anu dinyatakeun dina IQ.
·        Didasaran ku asumsi anu kuat, skor tés prestasi diajar bisa disebut data interval.
·        Dina lobana panalungtikan, data skor anu dimeunangkeun ngaliwatan quisionér. Misalna:
Ø  Skor 5 pikeun jawaban “satuju pisan”
Ø  Skor 4 pikeun jawaban “satuju”
Ø  Skor 3 pikeun jawaban “teu boga pamadegan”
Ø  Skor 2 pikeun jawaban “teu satuju”
Ø  Skor 1 pikeun jawaban “teu satuju pisan”
·        A=1, B=2, C=3, D=4, E=5.
Ø  Interval A nepi C nya éta 3-1=2
Ø  Interval C nepi D nya éta 4-3=1.
Ø  Interval anatara A jeung D nya éta 4-1=3

10. Data rasio
            Data rasio nya éta ukuran anu nyoko sakabéh ukuran di tambah hiji sifat anu lian, nya éta ukuran anu méré katerangan ngeunaan ajen absolut tina objék anu diukur disebut ukuran rasio (data rasio). Data rasio anu dimeunangkeun ngaliwatan pengukuran anu maké skala rasio mobiga titik nol. Kukituna, lantaran aya titik nol,data rasio bisa dijieun perkalian atawa pembagian. Angka dina data rasio bisa ningalikeun nilai sabenerna tina objék anu diukur.
Conto data rasio:
·        A jeung B nya éta dua mahasiswa Universitas X anu nilai mata kuliah statistic 1 masing-masing 60 jeung 90. Ukuran rasiona bisa dinyatakeun nilai B nya éta nilai 1,5 kali nilai A.
·        Beurat awak orok anu diukur ngaliwatan skala rasio, orok A boga beurat 3kg. orok B beuratna 2kg, orok C beuratna 1kg. Lamun diukur make skala rasio, orok A boga rasio beuratna 3 kali tina beurat bayi C.
·        Data ngeunaan beurat nya éta data anu berskala rasio. Ngaliwatan skala ieu urang bisa ngajentrékeun yén data beurat awak 80kg nya éta 10kg leuwih beurat tina 70kg, tapi ogé bisa dijéntrékeun yén data 80kg nya éta 2kali leuwih beurat ti data 40kg.
·        Lamun aya 4 supir, A, B, C, jeung D boga hasil narik masing-masing perpoé Rp 10.000, Rp 30.000, Rp 40.000 jeung Rp 50.000. Ditilik tina ukuran rasio pendapatan supir C nya éta 4 kali pendapatan supir A. pendapata supir D nya éta 5 kali pendapatan supir A. Jadi, rasio antara supir C jeung A nya éta 4:1, rasio antara supir D jeung A nya éta 5:1.
·        Jumlah posyandu di kabupatén Bandung dina taun 2008 aya 3.883, taun 2009 aya 3.926, taun 2010 aya 4.311. jumlah balitana dina taun 2008 aya 280.874, taun 2009 aya 284.112 jeung taun 2010 aya 333.673. Rasio Posyandu per jumlah balita anu aya nya éta 1:14, 1:13, 1:13.


Referensi:
§  Buku catétan pengantar statistika
§  Dailywafa.blogspot.co.id/2012/11/pengertian-mengenai-data-diskrit-data.html?m=1
§  Pengertianahli.com/2013/11/pengertian-data-dan-jenis-data.html?m=1
§  Csuryana.wordpress.com/data-dan-jenis-data-penelitian/
§  Bundaliainsidi.blogspot.co.id/2012/12/data-nominal-ordinal-interval-dan-data.html?m=1

Selasa, 03 Mei 2016

Surat Untuk Mantan Kekasih

Karya: Edwar Maulana

Jika kau percaya
bahwa segala yang ada
itulah yang kelak tak ada
dan mesti diabaikan.

Maka saat ini
ketika kau dan aku kembali
menjadi seorang dari sepasang
menjadi separuh dari seutuh
menjadi kenangan
yang terasa dekat
padahal sebenarnya
sangat jauh dan mustahil
ditempuh.

Tak perlu bertanya kabar
atau khawatir pada apa
yang akan aku lakukan.

Sebab kau tahu
kabar baikku hanya ketika
sedang bersamamu.

Aku tahu, setelah pertemuan
perpisahanlah yang mesti
dihadapi.

Sementara upaya melupakan
menjadi bagian terburuknya.

Aku mesti melupakanmu
meski kau telah menjelma
segala sesuatu yang terlalu
mudah diingat.

Bukanlah sesuatu
yang terlalu mudah diingat
itu akan sulit dilupakan.

Aku akan melupakanmu
meski sebenarnya
akan mengingat.

Aku akan berusaha
melupakanmu
meski melupakan
tak semudah berpisah
atau berbohong.

Aku berbohong
jika aku katakan saat ini
aku tak mencintaimu.

Aku juga percaya
seperti setiap tubuh
cocok bagi setiap ruhnya
begitu juga cinta.

Hanya saja mungkin
kita bukanlah milik kita
aku bukan milikmu
dan sebaliknya.

Kau tahu
segala yang bukan milik kita
akan lepas, sekuat apapun
kita menggenggamnya.

Tapi biarlah
lagipula kehilangan melulu
berbanding lurus dengan
kepemilikan.

Kita akan kehilangan
sesuatu yang tak kita
dan orang lain
inginkan, bahkan.

Maka milikilah
terimalah bentuk
terburuk dari perpisahan
sebaik kira menerima
pertemuan, cinta
dan kematian.

Tagged: 23:23 (W)


Sabtu, 16 April 2016

Analisis Struktural Fiksional Dina Novel Kembang-Kembang Petingan Karya Holisoh M.É

Ajén dina karya satra téh loba pisan. Aya anu ngandung ajén atikan aya ogé anu ngandung ajén moral. Urang cokot baé karya sastra dina ajén moral anu raket patalina jeung kaayaan masarakan jaman ayeuna. Dina jaman kiwari loba pisan kahirupan masarakan anu pinuh ku rusiah umum. Salah sahijina dina kahirupan peuting. Geus jadi rusiah umum di masarakat mah kahirupan peuting téh, kahirupan jalma jalma anu butuh "hiburan" jeung kapuasan batin.

Salah sahiji contona aya dina novel kembang-kbang petingan karya holisoh M.É. Dina novel éta ngagambarkeun kahirupan masarakan jaman kiwari anu serba marahal. Duit anu geua eweuh hargaan jeung héséna néangan gawé dimana dimana. Hal éta anu nyieun sababaraha jalma milih jalan anu salah, salah sahijina gawé di dunya peuting.

Téori anu di paké dina ieu analisis nya éta téori struktural nu dimekarkeylun ku Robert Stanton. Dina ieu analisis, stanton ngabagi dua unaur instrinsik fiksi, nya éta fakta carita jeungbsarana carita. Stanton ngabagi unsur fakta carita jadi opat bagéan nya éta alur, tokoh, latar, jeung téma. Sedengkeun sarana carita aya judul, sudut pandang, gaya basa jeumg nada, simbolismeu jeung ironi.

Fakta Carita

Karakter, alur, jeung latar kaasup kana fakta carita anu miboga fungsi salaku catetan kajadian imajinatif tina hiji carita. Elemen ieu ogé bisa disebut struktur faktual atau tingkatan faktual carita. Struktur faktual nya éta salah sahiji aspek carita atawa carita anu disorot tina hiji sudut pandang (Stanton, 2007:22). Unsur-unsur anu aya patalina jeung fakta carita nya éta:

1. Alur

Alur nya éta runtuyan kajadian-kajadian dina hiji carita. Alur mangrupakeun tulang punggung carita anu miboga dua hal pikeun ngawangun alur nya éta konflik jeung klimaks. Dina unggal karya sastra saperti novel, carpon, dongeng, jeung naskah drama, pasti boga konflik jeung klimaks. Biasana awal carita, konflik anu aya mangrupakeun konflik ringan anu beuki dieu beuki gedé nepi ka ahirna panggih jeung klimaks anu mangrupa puncak tina konflik. Mun geus nyanghareupan klimaks biasana sok dibarengan ku solusi. Alur kabagi jadi tilu bagéan nya éta aya alur maju, alur mundur atawa flashback jeung aya alur maju-mundur.

Dina novel Kembang-Kembang Petingan karya Holisoh M.É, alur anu dipake nya éta alur maju mundur. Dimana runtuyan caritana maju tapi dina hiji mangsa aya mangsa katukangnya (ngawawaas kajadian heubeul). Konflik anu aya ogé nyusun ti mimiti konflik awal, puncak konflik, jeung klimaks. Dina novel Kembang-Kembang Petingan karya Holisoh M.É mah teu aya solusi atawa penyelesaian. Sabab ahir carita di jieun ngagantung.

Dina novel Kembang-Kembang Petingan, konflik dimimitian ku hayangna Tita (enok) kaluar ti tempat prostitusi. Manéhna ngalaman perang batin antara kahayang jeung kanyataan. Manéhna hayang robah jadi jalma bener, tapi kahirupan anu ngabalukarkeun manéhna kudu angger cicing di eta tempat. Loba lalaki pelangganna anu nyaram Tita ngalayanan lalaki lian tapi teu wani ngawin, sedengkeun kahayang Tita, manéhna di angkat jadi jalma bener, dikawin ku lalaki anu nyaram manéhna ngalayanan lalaki lian. Tapi lolobana lalaki anu datang kadinya mgan ukur bisa nyaram tapi teu daék ngawin. Konflik lian datang waktu pagawéan Tita anu sabenerna kanyahoan ku kolotna di lembur. Tita kungsi diusir ku kolotna teu menang balik deui ka lembur.

Puncak konflik datang waktu Tita diangkat jadi jalma bener ku salah sahiji pelangganna anu ngarana Handi, ngan hanjalakan dijadikeun pamajikan anu kadua. Sanajan manéhna hirup dina tempat anyar, tapi kadieu-kadieu tempat anyarna teu narima manéhna sabab manéhna urut ungkluk. Sakabéh tatangga pada ngaromongkeun ngeunaan pagawéan Tita anu heubeul. Katambah deui aya hiji warna anu nanya ka pembantuna ngeunaan pagawéan Tita baheula.

Terakhir klimaks. Klimaks datang basa pamajikan kahiji Handi apal kana kalakuan salakina. Dina hiji poé pamajikan Handi datang ngontrog Tita, tur ngabejaan yén si Handi bisa beunghar lantara kawin ka manéhna. Pamajikan kahiji Handi ménta Tita tong ngadeukeutan deui Handi. Tina anu basa éta keur hamil teu bisa kukumaha salian ti cicing nyanghareupan takdir hirup manéhna. Ahir tina carita éta teu aya solusi, sabab ahirna si pangarang nyieun anu maca bisa mikir éta ahirna bakal pikumahaeun, naha Tita bakal terus ajeg cicing jeung Handi atawa manéhna kudu asup deui kana dunya peuting anu heubeul kawas baréto?

Alur maju-mundur cocok pisan keur carita ieu, sabab anu maca di ajak nyawang ka kajadian heubeul basa Tita can gawé di kota jadi awéwé bangor, kana alesan manéhna bisa jadi awéwé bangor. Tuluy anu maca di ajak pikeun ningali kahirupan Tita di hareupna.

2. Tokoh atau Karakter

Tokoh téh bisa di sebut karakter biasana dipaké dina dua konteks nya éta ngarujuk kana individu-individu anu aya dina cariya. Anu kadua ngarujuk kana rupa-rupa pencampuran tina sababaraha kapentingan, kahayang, emosi jeung prinsip moral tina individu-individu.

Dina novel Kembang-Kembang Petingan Karya Holisoh M.É aya tilu tokoh utama. Masing-masing tokoh boga karakter sewang-sewangan anu matak ngadukung kana carita atau konflik anu disanghareupanna. Tokoh anu kahiji nya éta awéwé bangor anu hirup di tempat prostitusi, manéhna boga karakter anu kuat, lain ngan saukur karakter tapi ogé tekad. Wanian dina jalan bebeneran, teu sieun asal manéhna teu salah. Tokoh anu kadua nya éta lalaki anu sok datang ka tempat prostitusi, boga karakter lalaki bageur tapi sabenerna mah sarakah, licik tur teu tanggung jawab. Sagala kagorenganna di sumputkeun dina sifat manéha anu hadé. Tokoh katilu nya éta awéwé anu gedé ambek, mangrupakeun pamajikan tokoh kadua anu teges tur wanian. Ditilik sakilas mah tokoh katilu ieu siga lain tokoh utama, tapi kanyataanna manéhna boga konci anu matak ngahirupkeun jalan carita dina novel novel éta.

Tokoh sejénna nya éta tokoh panglengkep anu ngadukung jalan carita sangkan teu garing. Loba anu jadi tokoh panglengkep teh, diantarana nya éta aya babaturan tokoh utama anu sarua gawé di tempat prostitusi, aya tatangga-tatangga di tempat anya si tokoh utama, aya indung, bapa, adi jeung anak si tokoh utama, aya tatangga si tokoh utama basa di lembur, aya pelanggan anu sején anu datang ka tempat prostitusi.

Kaonjoyan dina novel ieu, pangarang bisa ngahirupkeun karakter dina tokoh anu dijieun sangkan carita ieu katingali realna. Nembongkeun yén dina kahirupan masarakat, karakter samodel kitu téh aya waé. Karakter antagonis jeung protagonis teu leupas tina kahirupan urang di dunya.

3. Latar

Latar nya éta lingkungan anu ngawengku hiji kajadian dina carita. Latar bisa ngawujud dekor tur bisa ngawujud waktu-waktu anu tangtu. Latar boga pangaruh kana karakter-karakter, bisa ogé jadi conto representasi téma. Dina sababaraha carita bisa ditilik yén latar miboga daya pikeun ngamunculkeun tone jeung mode emosional anu ngawengku karakter. Tone emosional ieu disebut atmosfer. (Stanton, 2007:35-36).

Latar anu dipaké dina novel Kembang-Kembang Petingan karya Holisoh M.É geus saluyu dina karakter jeung tokoh. Dina novel ieu latar anu di paké nya éta warung remang-remang sakaligus imah anu dicicingan ku para jalma anu gawé di tempat prostitusi éta. Ayana dialog jeung kajadian kajadian di warung éta nambah kesan realistis kana éta carita. Aya ogé latar di hiji imah kontrakan anu merenah di hiji komplek, éta ogé saluyu pisan lamun ditinggali tina kayaan jeung karakter tokoh.

4.      Tema

Téma mangrupa aspek carita anu sajajar jeung makna dina pangalman manusa, hiji hal anu ngajadikeun pangalaman anu tuluy diinget. (Stanton, 2007:36).

Téma anu dipaké di novel ieu mgangkat kahirupan masarakat di kota. Téma jeung sakabéh unsurna geus saluyu, boh téma jeung tokoh bph téma jeung latar.

Sarana Carita

Sarana-sarana sastra bisa diartikeun salaku metode (pangarang) dina milih tur nyusum detail carita supaya pola-pola anu ngandung makna kahontal. Metode ieu perlu lantaran anu maca bisa ningali rupa-rupa fakta ngaliwatan pangarang, maham kana maksud fakta-fakta supaya bisa ngabagi pangalaman. (Stanton, 2007:46 47).

1.      Judul

Judul raket patalina jeung carita sacara gembleng lantaran ningalikeun karakter, latar, jeung téma. Judul mangrupa hiji konci dina carita tur biasana ngandung eusi sondiran-sindiran dina kana kondisi anu rék dikritik ku pangarang atau mangrupa kasimpulan dumasar kayaan anu sabenernadina carita. (Stanton, 1965:25-26)

Dina novel Kembang-Kembang Peringan karya Holisoh M.É ini judul sabenerna teu saluyu jeung naon anu dicarikeun. Pangarang méré judul "kembang-kembang petingan" ningalikeun kana kaayaan tempat prostitusi anu jalma-jalamna mangrupakeun jalma petingan hungkul. Tapi sacara spesifik, ieu novel teu ngabahas ngeunaan jalma petingan, anu dibahas nya éta ngeunaan tokoh utama anu kaasup jalma petingan anu ngalaman perang batin antara eureun tina gawé peuting atau tuluy.

2.      Sudut Pandang

Dina bukuna, Stanton ngabagibdua sudut pandang jadi opat tipe pokok, anu kahiji nya éta jalma kahiji anu utama, jalma kadua - jalma sampingan, jalma katilu -jalma sampingan, jeung jalma kaopat teu kawates.

Dina novel Kembang-Kembang Petingan karya Holisoh M.É pangarang ngagunakeun sudut pandang kahiji anu utama, sabab dina éta novel basa anu dipaké ngagambarkeun eusi haté si tokoh utama. Hal ieu miboga arti yén pangarang apal kana kabéh seluk beluk anu aya dina novel ieu, anu di buktikeun ku apalna kana sakabéh tékték bengék anu aya dina éta carita. Euweuh hal anu luput tina kacamata tokoh utama.

3.      Gaya jeung Tone

Dina sastra, gaya nya éta cara pengarang dina maké basa. Unggal jalma pasti boga gaya basa atau gaya tulisan anu béda sanajan téma, alur, latar na sarua. Kitu deui anu disebut tone. Tone nya éta sikep emosional pangarang anu ditingalikeun dina carita.

Dina novel ieu, tone anu kaciri aya sina karakter jeung latar dina carita, sakabéh tokohna maénkeun karakter dumasar kana kaayaan masarakat anu memang bener-bener nyata. Basa anu di gunakeun ogé kalayan gampil tur kaharti kunu maca, komo deui ka jalma anu kakara pisan maca novel sunda. Basama ringan tapi kaharti maksud jeung tujuan anu rék ditepikeun ku pangarang.

4.      Simbolisme

Simbolisme miboga tilu efek, masing-masig gumantung kana kimaha simbol anu aya patalina digunakeun. Anu kahiji, simbol bisa aya dina hiji kajadian penting, dua simbol bisa ditingalikeun terus-terusan, katilu simbol anu aya dina carita konteksna beda-beda. (Stanton, 2007:65).

Salah satu bentuk simbol yang khas adalah „momen simbolis‟. Istilah ini dapat disamaan dengan „momen kunci‟ atau „momen pencerahan‟ (dua istilah ini sering dipakai oleh para kritisi). Momen simbolis, momen kunci, atau momem pencerahan adalah tabula tempat seluruh detail yang terlihat dan hubungan fisis mereka dibebani oleh makna (Stanton, 2007:68).

Dina novel ieu, simbol ani aya saeutik pisan, hampir euweuh. Simbol anu aya nya éta dina kahirupan sapopoé.

5.      Ironi

Ironi boga maksud salaki cara pikeun ningalikeun yén hiji hal bisa patulang tonggong jeung hal anu saméméhna. Ironi bisa ditéangan dina sakabéh carita. Ironi ngabogaan dua jenis nya éta ironi dramatis ieung tone ironis. (Stanton, 2007:71).

Dina novel ieu, ironi anu dipaké nya éta ironi dramatis. Dimimitian ku perang batin si tokoh utama antara hayang kaluar ti tempat gawé prostitusi atawa angger gawé didinya lantaran alasan kahirupan anu teu nyukupan. Dina carita ieu ayana hal anu patukang tonggong antara kahirupan jeung kahayang. Pangaran boga maksud nepikeun yén naon anu dipikahayang ku urang teu sakabéhna bisa kahontal lantaran ayana sababaraha faktor, salah sahiji faktor kahirupan anu serba kakurangan.


Rabu, 04 November 2015

4 November

Lihat!

Masih ingatkan sengan salah satunya?

Ya.

Sesuatu yang diberikan dengan kebahagiaan.

Berbeda namun sama.

Untuk tempat yang berbeda

Untuk waktu yang berbeda

Untuk keadaan yang berbeda

Aku bersumpah itu semua tidak ada artinya

Kita sama

Cerita kita sama

Rasa kita sama

Makna kita sama

Satu tahun kita saling mengenal, tidak membuat aku menyesal

Menyesal telah mengenalmu

Kau harus tau, kau adalah anugrah terindah yang dituliskan Tuhan pada satu takdir

Kau adalah makhluk rupawan yang diperkenalkan Tuhan untukku

Untuk semua waktu, untuk semua cerita, dan untuk semua rasa.

Aku bertaruh, perasaan ini masih tetap sama.

Bandung, 4 November 2015


Senin, 02 November 2015

Senja

"Kenapa masih disini? Ayo pulang, udah hampir gelap. Udara disini udah hampir dingin." Ucapnya seraya duduk disampingku kemudian matanya menatap ke depan. Melihat hamparan senja di ufuk barat, sama sepertiku.

"Jadi? Apa yang kamu tunggu?" Ucapnya lagi dengan senyum miringnya yang khas.

Aku menoleh. Menatapnya tepat di manik mata. Memperhatikan mata biru, sebiru samudranya, memperhatikan senyumnya yang ramah dan bibirnya yang tipis.

'Dia memiliki mata yang indah,' pikirku.

Hanya beberapa detik, sampai akhirnya aku kembali menatap senja di hadapanku. Aku terdiam cukup lama.

"Senja" jawabku akhirnya pada pria bernama Senja.


Bandung, 2015

Minggu, 24 Mei 2015

Mungkin puisi

Dalam rinai hujan, kutitipkan doa untukmu dalam benak juga jiwaku
Kulantunkan sebait kata kata yang terbaik untuk keselamatanmu
Kusisipkan satu permohonan untukmu juga aku agar senantiasa menjadi kita

Dalam waktu yang terus bergulir,
Kusimpan kenangan terindah bersamamu
Kubingkai dalam tawa juga tangis. Sesekali
Kubuka ketika aku meradakan rasa yang tak biasa dan bergejolak dalam relung hati yang tak berdasar
Kusimpan rasa yang tak kunjung hilang pada tempat yang paling aman
Agar sesekali aku dapat mengenangmu,
Tentang kau, aku juga kita.

Dalam setiap sujudku,
Kulantunkan namamu dalam bibir dan hatiku
Kusisipkan sebuah nama yang terus ada dalam pikiranku juga hatiku
Kuucapkan satu nama yang tak pernah ingin aku kulapakan sampai akhir hayat
Agar selalu terkenang dalam jiwa, memori, juga kenangan yang terus terpatri dalam kerinduan. Sesekali
Ya. Hanya sesekali


Senin, 11 Agustus 2014

Tawa Yang Perlahan Lenyap

Disaat semua tawa menghilang
Disaat canda dan derai air mata kebahagiaan lenyap
Disaat itu juga sepi mulai menyeruak
Sepi yang menikam ditengah malam dengan ditemani seekor laba laba yang berada di sudut ruangan
Perlahan sepi itu mulai merasuk dalam kalbu
Terus menusuk hingga ke jiwa
Aku merasakan desiran angin menemani sepi
Mereka menjelajahi tubuhku dengan leluasa
Mehujat relung hati, menusuk tulang da darahku, dan perlahan berjalan menyusuri otakku
suara cicak pada sudut kamar terdengar, seketika menguapkan rasa sepi
Pelan namun pasti suara cicak itu lenyap seiring dengan berjalannya cicak itu keluar ruanganku
Rasa sepi mulai menyelimuti kembali
Kemanakah tawa riang selama ini?
Kemanakah tawa canda yang selama ini bersemayam dalam jiwaku?
Apakah mereka pergi dengan angin malam yang selalu berhembus di depan jendela kamarku?
Atau mereka bosan terus berada dalam jiwaku?

Jumat, 01 Agustus 2014

Dear, You

Untuk seseorang di masa lalu. Bukan mantan, namun orang yang aku tunggu hingga saat ini (mungkin)

Dear you,
Hey apa kabarmu saat ini?
Aku harap kamu baik baik saja sayang.
Oya taukah kamu bahwa saat ini aku sangat amat merindukanmu?
Entahlah namun kenangan tentang kita terlintas begitu saja dalam benakku.
 Sayang,
Aku berbohong jika kukatakan aku masih mencintaimu seperti dulu
Aku berbohong jika rasa cintaku terhadapmu masih besar seperti beberapa tahun terakhir saat kita sering berjumpa.
Yang ada hanyalah rasa cintaku yang berkurang, rasa ini perlahan terkikis hingga menipis kemudian hilang.
Taukah kau jika aku tak lagi memikirkanmu setiap detik hingga membuatku sesak terbakar oleh rasa rindu yang tak terkabul
Bukankah itu baik?
Ya. Aku berhasil
Aku telah berhasil sedikit melupakanmu beberapa terakhir ini.
Tapi apakah kau tau sayang?
Kenyataannya yang terkikis hanya rasa cintaku, tidak untuk rasa rindu
Uap rindu tak bisa menghilang bersamaan dengan rasa cintaku
Aku tak mengerti. Terkadang rasa rindu ini begitu menyiksaku. Ada permintaan yang menggila dalam diam jika aku mengingatmu
Ada suara yang berteriak dalam keheningan
Memintaku, memaksa hingga memohon agar aku mengeluarkan rasa rindu yang tertumpuk dan bergejolak dalam diriku.
Terkadang rasa rindu itu muncul hanya karna hal kecil. Aku tak tahu mengapa mereka begitu meminta agar keinginan mereka terpenuhi
Mungkinkah karna kenangan?
Mungkinkan karna terlalu banyak hal hal yang tlah kita lalui sekian tahun lalu?
Tapi kau tak usah khawatir sayang, aku akan mengingatmu sesekali seperti yang selama ini aku lakukan. Aku akan merindukanmu sesekali seperti yang selama ini aku lakukan. Tenanglah. Aku pasti bisa melakukannya. Untukmu. Untukku dan untuk dia. Aku bisa
Ingatlah. Aku bisa.

Bandung, 1 Agustus 2014

"Simple Thing Called Love" by Anna Triana

Judul          : Simple Thing Called Love Penulis       : Anna Triana Penerbit      : Elex Media Komputindo ISBN          : 978 - 602 - 0...